Kasih antara Kita adalah novel tahun 2006 karya novelis Malaysia Aleya Aneesa, yang diterbitkan oleh Alaf 21. Novel ini diadaptasi menjadi serial drama yang berjudul Cinta Buat Emelda oleh TV3 pada tahun 2012. Novel ini merupakan novel yang populer di Malaysia pada saat itu.
Identitas Novel Kasih antara Kita Karya Aleya Aneesa
| Judul | Kasih antara Kita |
| Penulis | Aleya Aneesa |
| Tahun Terbit | 2006 |
| Penerbit | Alaf 21 |
| Tebal | 528 Halaman |
Sinopsis Novel Kasih antara Kita Karya Aleya Aneesa
Novel ini berkisah tentang lika-liku kehidupan cinta seorang wanita bernama Emelda. Ia menikah dengan seorang pria bernama Aril Fatah. Namun, pernikahan ini tidak didasarkan oleh cinta, tetapi keterpaksaan. Emelda terpaksa mengakui anak kembar kakaknya bernama Emira.
Emira dihamili oleh Aril Fatah. Hanya saja dia kemudian meninggalkan Emira, merasa malu pada dirinya sendiri. Akibat kejadian ini, Emira oleng dan meninggal karena sakit parah. Di bawah paksaan beberapa orang, Emelda akhirnya memutuskan untuk menanggung malu Emira dan mengakui anak kembar kakanya sebagai anak sendiri. Kedua anak kembar tersebut diberi nama Atiea dan Dania.
Delapan tahun kemudian Aril Fatah kembali, dan mengira Emelda adalah wanita yang ditidurinya bertahun-tahun yang lalu. Kemudian dia memaksa Emelda untuk menikah. Emelda rupanya menolak, karena selain tidak jatuh cinta, dia bukanlah wanita yang melahirkan anak Aril Fatah, Atiyah dan Dania.
Namun Emelda tidak bisa memberi tahu Aril Fatah, karena dia telah berjanji kepada mendiang Emira untuk merahasiakannya. Karena paksaan pada Emelda, Aril Fatah akhirnya menemukan orang tua Emelda. Orang tua Emelda setuju dengan Aril dan menyarankan agar dia menikah.
Pada akhirnya, Emelda bersedia menikahi Aril Fatah. Namun, apa yang dia jaga harus terungkap pada akhirnya. Aril Fatah akhirnya mengetahui kebenaran bahwa Emelda bukanlah wanita yang ditidurinya sebelumnya. Aril sangat marah dan menuduh Emelda mencoba menipunya.
Setelah mengetahui rahasia ini, sikap Aril Fatah terhadap Emelda menjadi ganas. Bukan lagi perangai suami istri yang sedang dimabuk cinta. Karena sikap Aril Fatah, Emelda memutuskan untuk kembali ke keluarganya.
Kembali ke rumah, dia menemukan teman lamanya, Nazri. Nazri mengira Emelda adalah Emira karena mereka semua memiliki wajah yang sama. Namun pada akhirnya Nazri mengerti bahwa wanita yang dicintainya, Emira, sudah lama meninggal.
Di rumah orang tuanya, Emelda bertemu dan akrab dengan seorang pria bernama Maliki. Hal ini membuat Aril Fatah kesal, dia sepertinya cemburu. Namun, kemarahannya mencegahnya untuk menjemput Emelda.
Waktu berlalu dan kekasih lama Aril Fatah, Zalida, muncul. Dia mendekati Aril, yang membuat Emelda diam-diam meradang. Konflik cinta yang berliku-liku ini benar-benar menggerogoti perasaan pembaca. Meski kedua insan saling mencintai, lipatan takdir tak mempertemukan mereka.
Pada akhirnya, Aril Fatah meminta Emelda untuk kembali, tetapi wanita itu menolak. Dia tidak bisa. Menurutnya, apa yang dilakukan Aril Fatah padanya sangat menyakitkan. Dia memilih untuk hidup terpisah.